TERKINI
Gerak Cepat Atasi Genangan, Bupati Rohil Perintahkan PUPR Intensifkan Normalisasi DrainasePHR Investasi pada SDM, Dorong Generasi Muda Riau Siap Hadapi Dunia KerjaPemkab Rohil Perkuat Pengawasan Pajak dan Tata Kelola Keuangan KepenghuluanBupati Rohil Resmikan Pelayanan Bijak Satu Atap di Rimba Melintang, Akses Layanan Warga Makin MudahPasca Kebakaran di Bagan Barat, Pemkab Rohil Salurkan Bantuan bagi Warga TerdampakSekitar 80 Sekolah di Rohil Terima Program Revitalisasi, Disdikbud Tegaskan Hanya Lakukan PengawasanPercepat Digitalisasi Birokrasi, Bupati Rohil Tinjau Perekaman TTE PPPK Paruh WaktuRapat Paripurna Istimewa Hari Jadi Rohul Ke27, DPRD Dituntut Kawal Pembangunan dan AnggaranBupati Kampar, Ahmad Yuzar Ajak Pengurus Baru LAK Sinergi Bangun Kabupaten KamparBupati Anton Paparkan Capaian Pembangunan pada Peringatan HUT ke-27 Kabupaten Rokan HuluDukung Atlet Disabilitas, Wabup Kampar, Misharti Lantik SOIna sekaligus Lepas Kontingen NasionalDisdikpora Kampar Izinkan Sekolah Terapkan PJJ Akibat Dampak Kabut Asap

Wali Kota Prihatin dengan Lonjakan Kasus Positif

Wali Kota Prihatin dengan Lonjakan Kasus Positif

 Wali Kota Pekanbaru, Dr. H. Firdaus, ST, MT, mengaku prihatin dengan melonjaknya kasus positif Covid-19 sejak beberapa hari terakhir.

"Terutama sejak tanggal 27 kemarin ada tambahan 40 kasus, kemudian tanggal 30 bertambah 46 kasus lagi. Jadi kita cukup prihatin dengan lonjakan kasus ini dalam masa adaptasi perilaku hidup baru," ucapnya, Senin (31/8).

Disampaikan wali kota, sekitar 60 persen lebih dari total kasus positif saat ini merupakan Orang Tanpa Gejala (OTG).

"Dari OTG ini, mereka lebih banyak memilih untuk isolasi mandiri. Jumlahnya lebih dari 200 orang yang isolasi mandiri ini dan sekitar 70-an orang dirawat di rumah sakit," ungkapnya.

Untuk menekan sebaran corona, terang wali kota, pemerintah kota aktif melakukan pemeriksaan swab secara massal khususnya di klaster kantor pemerintahan, BUMN dan instansi vertikal.

"Kemudian kita juga lakukan tracing terhadap kontak erat dan masyarakat yang ada di sekitar tempat tinggal kasus positif. Itu yang kita lakukan agar dapat mengendalikan dan memutus mata rantai penyebaran Covid-19," tutup wali kota.