TERKINI
Gerak Cepat Atasi Genangan, Bupati Rohil Perintahkan PUPR Intensifkan Normalisasi DrainasePHR Investasi pada SDM, Dorong Generasi Muda Riau Siap Hadapi Dunia KerjaPemkab Rohil Perkuat Pengawasan Pajak dan Tata Kelola Keuangan KepenghuluanBupati Rohil Resmikan Pelayanan Bijak Satu Atap di Rimba Melintang, Akses Layanan Warga Makin MudahPasca Kebakaran di Bagan Barat, Pemkab Rohil Salurkan Bantuan bagi Warga TerdampakSekitar 80 Sekolah di Rohil Terima Program Revitalisasi, Disdikbud Tegaskan Hanya Lakukan PengawasanPercepat Digitalisasi Birokrasi, Bupati Rohil Tinjau Perekaman TTE PPPK Paruh WaktuRapat Paripurna Istimewa Hari Jadi Rohul Ke27, DPRD Dituntut Kawal Pembangunan dan AnggaranBupati Kampar, Ahmad Yuzar Ajak Pengurus Baru LAK Sinergi Bangun Kabupaten KamparBupati Anton Paparkan Capaian Pembangunan pada Peringatan HUT ke-27 Kabupaten Rokan HuluDukung Atlet Disabilitas, Wabup Kampar, Misharti Lantik SOIna sekaligus Lepas Kontingen NasionalDisdikpora Kampar Izinkan Sekolah Terapkan PJJ Akibat Dampak Kabut Asap

Unjuk Rasa FORMA, Meminta Mencopot AKBP Hengki Poerwanto Kapolres Kuansing

 Unjuk Rasa FORMA, Meminta Mencopot AKBP Hengki Poerwanto Kapolres Kuansing

Teluk Kuantan, Forum Mahasiswa Kuantan Singingi, Riau meminta mencopot AKBP Hengki Poerwanto selaku Kapolres Kuansing 
Hal itu di sampaikan Oleh FORMA saat aksi. Senin, 7 September 2020.

 Gusri Fauzi Koordinator Umum menyampaikan bahwa aksi pada siang hari ini  menyampaikan beberapa tuntutan :
1. Meminta KAPOLRI mengevaluasi kinerja Kapolres Kuansing. 
2. Memproses Secara Hukum Dugaan Oknum penegak hukum yang terlibat dalam Aktivitas PETI secara langsung maupun tidak langsung. 
3.Mengusut tuntas aliran data peti sampai ke penampung tambang ilegal.
Kemudian perlu kami sampaikan kepada semua pihak, jangan ada yang mempolitisir gerakan kami ini." Tutup Fauzi Selaku Sekretaris Umum FORMA Kuantan Singingi. 

Menurut korlap aksi forum Mahasiswa Kuansing menyatakan penegak hukum kuansing telah gagal menjalankan tugas dan fungsi serta beliau berharap polda dan Mabes polri evaluasi kinerja Kapolres kuansing "Penegak hukum kuansing gagal menjalankan tugas dan fungsinya, kami minta kapolda beserta mabes polri evaluasi kinerja Kapolres. Kalau perlu copot" tutup edo cipta Wiganda yang merupakan Mensospol umri tersebut


Senada dengan itu presiden uniks menuturkan
"Kami menilai pada hari ini KAPOLRES KUANSING telah gagal menjalankan tugas nya. Kemudian perlu kami sampaikan bahwa Kapolres tidak ada itikad baik untuk menemui mahasiswa untuk mendengarkan aspirasi yang akan kami sampaikan. Kami pastikan kami dalam 2 hari kedepan kami akan  kembali hadir dengan masa yang lebih banyak."Tegas Boy Nopri Yarko Alkaren selaku Ketua Umum FORMA Kuantan Singingi.