TERKINI
Gerak Cepat Atasi Genangan, Bupati Rohil Perintahkan PUPR Intensifkan Normalisasi DrainasePHR Investasi pada SDM, Dorong Generasi Muda Riau Siap Hadapi Dunia KerjaPemkab Rohil Perkuat Pengawasan Pajak dan Tata Kelola Keuangan KepenghuluanBupati Rohil Resmikan Pelayanan Bijak Satu Atap di Rimba Melintang, Akses Layanan Warga Makin MudahPasca Kebakaran di Bagan Barat, Pemkab Rohil Salurkan Bantuan bagi Warga TerdampakSekitar 80 Sekolah di Rohil Terima Program Revitalisasi, Disdikbud Tegaskan Hanya Lakukan PengawasanPercepat Digitalisasi Birokrasi, Bupati Rohil Tinjau Perekaman TTE PPPK Paruh WaktuRapat Paripurna Istimewa Hari Jadi Rohul Ke27, DPRD Dituntut Kawal Pembangunan dan AnggaranBupati Kampar, Ahmad Yuzar Ajak Pengurus Baru LAK Sinergi Bangun Kabupaten KamparBupati Anton Paparkan Capaian Pembangunan pada Peringatan HUT ke-27 Kabupaten Rokan HuluDukung Atlet Disabilitas, Wabup Kampar, Misharti Lantik SOIna sekaligus Lepas Kontingen NasionalDisdikpora Kampar Izinkan Sekolah Terapkan PJJ Akibat Dampak Kabut Asap

Diskop Pekanbaru Kirim 9.588 Data Pelaku UMKM untuk Dapatkan Bantuan

Diskop Pekanbaru Kirim 9.588 Data Pelaku UMKM untuk Dapatkan Bantuan

 Pemerintah Pusat ataupun Pemerintah Provinsi Riau akan memberikan bantuan kepada pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang terdampak pandemi Corona Virus Disease (Covid-19). Diketahui, bantuan dari pusat, yakni bantuan presiden usaha mikro (BPUM), sedangkan provinsi melalui aplikasi MataUMKM.

Menindaklanjuti itu, Dinas Koperasi Usaha Mikro Kecil Menengah (Diskop UMKM) Kota Pekanbaru sudah mengirimkan ribuan data pelaku UMKM yang terdampak Covid-19.

"Kita sudah mendata pelaku UMKM di Kota Pekanbaru yang terdampak Covid-19. Waktu itu kita sudah mengirim data ke provinsi lebih kurang 9.000. Diverifikasi oleh provinsi, akhirnya yang terverifikasi itu sebanyak 7.888. 7.888 ini begitu launching, provinsi kirim datanya ke pusat. Berarti kita yang sudah terdaftar itu sebanyak 7.888. Dan ini tentu di verifikasi ulang lagi oleh kementerian," terang Kepala Diskop UMKM Kota Pekanbaru, Dr H Idrus SAg MAg kepada media, Jumat (18/9/2020).

"Kemudian pada tanggal 24 Agus sampai 29 Agustus  kita tetap mengimbau lagi pada pelaku UMKM di Kota Pekanbaru supaya mereka memasukkan data untuk mendapatkan bantuan ini. Akhirnya waktu yang tersisa lima hari itu, kita mendapatkan data pelaku UMKM itu sebanyak 1.700. 1.700 ini kita kirim lagi ke pusat. Berarti 7.888 ditambah 1.700  ini yang kita kirim ke pusat untuk mendapatkan bantuan presiden," sambung Idrus.

Terkait aplikasi Https://mataumkm.riau.go id, disampaikan Idrus, saat ini masih dapat diakses oleh pelaku UMKM.

"Terkait mataumkm itu sampai sekarang masih bukak. Karena aplikasi masih bisa di akses dan memasukkan data masih bisa diterima. Mataumkm itu kewenangan provinsi. Tugas kita di kabupaten/kota hanya memfasilitasi pelaku UMKM untuk memasukkan data lewat mataumkm itu. Memverifikasinya bukan kita," tutupnya.