TERKINI
Gerak Cepat Atasi Genangan, Bupati Rohil Perintahkan PUPR Intensifkan Normalisasi DrainasePHR Investasi pada SDM, Dorong Generasi Muda Riau Siap Hadapi Dunia KerjaPemkab Rohil Perkuat Pengawasan Pajak dan Tata Kelola Keuangan KepenghuluanBupati Rohil Resmikan Pelayanan Bijak Satu Atap di Rimba Melintang, Akses Layanan Warga Makin MudahPasca Kebakaran di Bagan Barat, Pemkab Rohil Salurkan Bantuan bagi Warga TerdampakSekitar 80 Sekolah di Rohil Terima Program Revitalisasi, Disdikbud Tegaskan Hanya Lakukan PengawasanPercepat Digitalisasi Birokrasi, Bupati Rohil Tinjau Perekaman TTE PPPK Paruh WaktuRapat Paripurna Istimewa Hari Jadi Rohul Ke27, DPRD Dituntut Kawal Pembangunan dan AnggaranBupati Kampar, Ahmad Yuzar Ajak Pengurus Baru LAK Sinergi Bangun Kabupaten KamparBupati Anton Paparkan Capaian Pembangunan pada Peringatan HUT ke-27 Kabupaten Rokan HuluDukung Atlet Disabilitas, Wabup Kampar, Misharti Lantik SOIna sekaligus Lepas Kontingen NasionalDisdikpora Kampar Izinkan Sekolah Terapkan PJJ Akibat Dampak Kabut Asap

Gubri Terima Getam Sarang Tabuan Dari Serai Serumpun

Gubri Terima Getam Sarang Tabuan Dari Serai Serumpun

Gubernur Riau (Gubri), Syamsuar didampingi Kepala Dinas (Kadis) Kebudayaan, Raja Yoserizal Zein menerima secara langsung Getam Sarang Tabuan dari Serai Serumpun di Kekediaman Gubernur, Selasa (06/10/2020).

Sebelum acara penyerahan getam sarang tambuan yang hadir harus melakukan rapid test terlebih dahulu dan mematuhi protokol kesehatan seperti menggunakan masker, menjaga jarak dan mencuci tangan.

Serai Serumpun merupakan sekelompok pemuda melayu yang berasal dari seluruh daerah se-Provinsi Riau yang cinta terhadap budaya melayu dan warisan budaya melayu.

Sedangkan Getam Sarang Tabuan ialah hiasan kepala atau disebut dengan destar, yakni diantaranya tanjak, tengkolok, semutar dan getam.

Getam Sarang Tabuan yang diserahkan kepada Gubri Syamsuar adalah getam yang pernah dipakai oleh Sultan Syarif Kasim pada tahun 1940 dan dibuat dengan cara berguru dan bersanad.

Gubri Syamsuar menyampaikan kebanggannya terhadap pemuda melayu di Provinsi Riau yang masih terus mau belajar dan masih mencintai warisan budaya.

"Saya bangga selaku orang melayu, karena pemuda melayu yang tidak cangung dan berhidmat untuk melestarikan budaya melayu," kata Syamsuar.

Di tengah pandemi Covid-19 saat ini, ungkapnya, banyak anak melayu yang bangkit dan kembali memanfaatkan kreatifitas untuk kembali berjuang bersama untuk negeri.

"Tentunya apa yang telah dilakukan Serai serumpun sangat bermakna buat kami selaku pemimpin dan ini harus kita kembangkan dan lestarikan supaya lebih dikenal masyarakat Riau dan Indonesia bahkan dunia," kata Syamsuar.

Di akhir acara, pembuat getam sarang tebuan Pertama di Riau, Muhammad Ridwan menyerahkan secara langsung kepada Gubernur Riau, Syamsuar sekaligus menyerahkan buku yang didalamnya terdapat Sultan Syarif Kasim yang sedang memakai Getam sarang tebuan.