TERKINI
Gerak Cepat Atasi Genangan, Bupati Rohil Perintahkan PUPR Intensifkan Normalisasi DrainasePHR Investasi pada SDM, Dorong Generasi Muda Riau Siap Hadapi Dunia KerjaPemkab Rohil Perkuat Pengawasan Pajak dan Tata Kelola Keuangan KepenghuluanBupati Rohil Resmikan Pelayanan Bijak Satu Atap di Rimba Melintang, Akses Layanan Warga Makin MudahPasca Kebakaran di Bagan Barat, Pemkab Rohil Salurkan Bantuan bagi Warga TerdampakSekitar 80 Sekolah di Rohil Terima Program Revitalisasi, Disdikbud Tegaskan Hanya Lakukan PengawasanPercepat Digitalisasi Birokrasi, Bupati Rohil Tinjau Perekaman TTE PPPK Paruh WaktuRapat Paripurna Istimewa Hari Jadi Rohul Ke27, DPRD Dituntut Kawal Pembangunan dan AnggaranBupati Kampar, Ahmad Yuzar Ajak Pengurus Baru LAK Sinergi Bangun Kabupaten KamparBupati Anton Paparkan Capaian Pembangunan pada Peringatan HUT ke-27 Kabupaten Rokan HuluDukung Atlet Disabilitas, Wabup Kampar, Misharti Lantik SOIna sekaligus Lepas Kontingen NasionalDisdikpora Kampar Izinkan Sekolah Terapkan PJJ Akibat Dampak Kabut Asap

Kapolri-Pimpin-Pembaretan-Kontingen-Satgas-Misi-Perdamaian-PBB

Kapolri-Pimpin-Pembaretan-Kontingen-Satgas-Misi-Perdamaian-PBB

Kapolri Jenderal Idham Azis memimpin kegiatan tradisi pembaretan dan upacara penutupan latihan pra tugas Kontingen Satgas Garbha II FPU 12 UNAMID yang akan melaksanakan tugas misi pemeliharaan perdamaian PBB di Darfur, Sudan tahun 2020.

"Terdapat 154 personel yang merupakan duta perwakilan institusi Polri dan juga perwakilan dari Indonesia terdiri dari Bintara, Perwira dan Perwira menengah yang telah disiapkan untuk menjalani misi perdamaian," kata Idham Azis di Puslat Multifungsi Polri Cikeas, Bogor, Kamis (12/3/2020).

Idham menegaskan, nantinya jika pasukan telah kembali ke Indonesia akan diberikan penghargaan atau reward mulai dari kenaikan pangkat hingga sekolah. 

"Hal ini dilakukan sebagai bentuk komitmen institusi Polri terhadap anggota yang memang berprestasi dan melaksanakan tugas melebihi dari panggilan tugasnya," ujar Idham.

Setelah dilakukan pembaretan, Idham menjelaskan, selanjutnya akan dilakukan pengecekan kemampuan hingga nanti PBB akan menghubungi Polri untuk menggerakkan pasukannya mengikuti misi di Sudan ataupun negara lainnya.

Disisi lain, Idham berharap seluruh pasukan dapat menjadi tauladan dan bisa menampilkan budaya Indonesia yang terbaik, karena pasukan dari Indonesia sangat dikagumi di negara-negara tempat mereka bertugas.

"Rangkaian acara hari ini setelah dilaksanakan basis akan dilakukan prosesi tradisi Polri yaitu pembaretan angkatan ke-12," tutup Idham.