TERKINI
PHR Investasi pada SDM, Dorong Generasi Muda Riau Siap Hadapi Dunia KerjaRapat Paripurna Istimewa Hari Jadi Rohul Ke27, DPRD Dituntut Kawal Pembangunan dan AnggaranBupati Kampar, Ahmad Yuzar Ajak Pengurus Baru LAK Sinergi Bangun Kabupaten KamparBupati Anton Paparkan Capaian Pembangunan pada Peringatan HUT ke-27 Kabupaten Rokan HuluDukung Atlet Disabilitas, Wabup Kampar, Misharti Lantik SOIna sekaligus Lepas Kontingen NasionalDisdikpora Kampar Izinkan Sekolah Terapkan PJJ Akibat Dampak Kabut AsapKades Birandang dan Petani Berikan Apresiasi Kepada Wabup Kampar Atas Rehabilitasi Daerah IrigasiPembelajaran Jarak Jauh Akibat Kabut Asap Diterapkan Disdikpora KamparWabup Kampar Ajak Lulusan STAI Al-Azhar Pekanbaru Berkontribusi dalam Pembangunan DaerahHut Ke 25 Tahun, Partai Demokrat Kampar Gelar Kemah di Tepi Sungai SubayangWabup Bengkalis Pimpin Upacara Hari Koperasi: Peran Koperasi Sebagai Penggerak Ekonomi RakyatFinal Piala Dunia FIFA 2026, Pemkab Rohil Gelar Nobar dan Sediakan Hidangan Gratis

Syahrul Aidi Sidak di Terminal Bangkinang, Ini Penyebabnya

Syahrul Aidi Sidak di Terminal Bangkinang, Ini Penyebabnya

BANGKINANG - Sebagai salahsatu tugas dewan sebagai  kontroling (Pengawasan), Dr.Syahrul Aidi anggota DPR RI dari Komisi V melakukan Inspeksi mendadak (Sidak) ke terminal type A Bangkinang.

Sidak ini dilakukan karena adanya dugaan pengerjaan tahap II, pagar dan kelestarian terminal type A Bangkinang tahun anggaran 2021 tidak sesuai spek dan amburadul.

"Kita hadir sidak pada hari  ini terkait pengerjaan tahap II pagar dan kelestarian terminal type A Bangkinang yang meruakan Kemwnterian Perhubungan, diduga tidak sesuai spek dan kualitasnya pun sangat jelek alias amburadul," ujar Politisi PKS ini, Rabu (23/2/2022).

Syahrul menambahlan, untuk pengerjaan tahap II pagar dan kelestarian terminal Bangkinang ini dirinya ikut mendorong agar bisa terealisasi.

"Kita sipatnya hanya msengusulkan, sementara yang membuat spek adalah pihak BPTD (Badan Pengelolaan Transportasi Darat) wilayah IV Riau dan Kepri. Pas kita lihat anggarannya cukup besar 2,1 Milyar sementara pengerjaannya tidak seberapa,"ungkap Syahrul.

Secara teknis tentu ada pihak yang berwenang bisa menilai, namun dapat dilihat ada pekerjaan yang diduga tidak sesuai spek dan kualitas yang jelek.

"Kita minta agar dibongkar lagi dan diperbaiki, saya titdak ingin seperti ini, sementara anggarannya sudah dicairkan 100 persen," sambungnya.

Semwntara itu Pejabat Pe  mbuat Komitmen (PPK) proyek pagar dan kelestarian termunal type A Bangkinang Frans Deddy. A mengatakan, bahwa pihaknya menerima apa masukan yang telah dusampaikan Pak Syahrul dan akan diperbaiki sesegera mungkin," ujar Frans.

Karena ini masih dalam masa pemeliharaan Frans menuturkan, apa - apa yang rusak akan kita perbaiki sesuai spek oleh pelaksana proyek.

"Menurut kita ini sesuai spek, karena sewaktu kita lakukan uji pada paving blok dengan menjatuh alat, paving bloknya tidak pecah namun setelah satu bulan dan tertimpa hujan dan rusak, ini harus kiita perbaiki," tutup Frans.