TERKINI
PHR Investasi pada SDM, Dorong Generasi Muda Riau Siap Hadapi Dunia KerjaRapat Paripurna Istimewa Hari Jadi Rohul Ke27, DPRD Dituntut Kawal Pembangunan dan AnggaranBupati Kampar, Ahmad Yuzar Ajak Pengurus Baru LAK Sinergi Bangun Kabupaten KamparBupati Anton Paparkan Capaian Pembangunan pada Peringatan HUT ke-27 Kabupaten Rokan HuluDukung Atlet Disabilitas, Wabup Kampar, Misharti Lantik SOIna sekaligus Lepas Kontingen NasionalDisdikpora Kampar Izinkan Sekolah Terapkan PJJ Akibat Dampak Kabut AsapKades Birandang dan Petani Berikan Apresiasi Kepada Wabup Kampar Atas Rehabilitasi Daerah IrigasiPembelajaran Jarak Jauh Akibat Kabut Asap Diterapkan Disdikpora KamparWabup Kampar Ajak Lulusan STAI Al-Azhar Pekanbaru Berkontribusi dalam Pembangunan DaerahHut Ke 25 Tahun, Partai Demokrat Kampar Gelar Kemah di Tepi Sungai SubayangWabup Bengkalis Pimpin Upacara Hari Koperasi: Peran Koperasi Sebagai Penggerak Ekonomi RakyatFinal Piala Dunia FIFA 2026, Pemkab Rohil Gelar Nobar dan Sediakan Hidangan Gratis

Dinas Pertanian dan Holtikultura Kampar Akan Bangun Irigasi Pada Tahun 2023

Dinas Pertanian dan Holtikultura Kampar Akan Bangun Irigasi Pada Tahun 2023

KAMPAR - Dinas Pertanian dan Holtikultura Kabupaten Kampar akan melakukan pembangunan Irigasi pada Tahun 2023. Hal itu bertujuan untuk memudahkan petani mendapat air ke sawah.

Adapun Irigasi tersebut terbagi dari Sekunder, Premier dan Tersier untuk pengaliran air ke sawah petani.

"Rangkaian yang perlu kita benahi mulai dari Hulu sampai Hilir. Kalau dari Hulunya tidak ada air dipastikan ke Hilirnya tidak sampai. Untuk kewenangan dari Dinas hanya terhadap Tersier," kata Kepala Dinas Pertanian Kampar, Nurilahi melalui Analis Prasarana dan Sarana, M. Rijal, Kamis (20/7).

Ia mengemukakan, kalau aliran dari Sekunder dan Premier bermasalah, tentu air tidak akan mengalir ke Tersier.

Langkah yang kita ambil selama ini, kita selalu berkoordinasi dengan pihak Dinas Provinsi, Dinas PU PR Kabupaten, PU BWS wilayah lll Sumatera yang mempunyai kewenangan masing - masing.

"Inilah langkah yang kita lakukan dengan selalu berkoordinasi dengan pihak - pihak terkait bagaimana air ini bisa mengalir sampai ke lahan sawah petani," beber Rijal.

Rijal menambahkan, ada beberapa titik yang sudah kita koordinasikan seperti di Kecamatan Kampar Utara dengan pihak PU BWS.

"Alhamdulillah, kebetulan di Kampar Utara ada lahan sawah yang tergenang oleh air yang tidak kering - kering kita koordinasi dengan PU BWS karena itu aliran langsung ke sungai Kampar yang sudah menjadi wewenang pihak PU BWS," ujar Rijal.

Hasil koordinasi dengan pihak PU BWS, mereka merespon dan langsung menurunkan alat berat untuk melakukan normalisasi.

"Setelah dilakukan normalisasi, Alhamdulillah sudah bisa dimanfaatkan sawah tersebut," pungkasnya.