TERKINI
Gerak Cepat Atasi Genangan, Bupati Rohil Perintahkan PUPR Intensifkan Normalisasi DrainasePHR Investasi pada SDM, Dorong Generasi Muda Riau Siap Hadapi Dunia KerjaPemkab Rohil Perkuat Pengawasan Pajak dan Tata Kelola Keuangan KepenghuluanBupati Rohil Resmikan Pelayanan Bijak Satu Atap di Rimba Melintang, Akses Layanan Warga Makin MudahPasca Kebakaran di Bagan Barat, Pemkab Rohil Salurkan Bantuan bagi Warga TerdampakSekitar 80 Sekolah di Rohil Terima Program Revitalisasi, Disdikbud Tegaskan Hanya Lakukan PengawasanPercepat Digitalisasi Birokrasi, Bupati Rohil Tinjau Perekaman TTE PPPK Paruh WaktuRapat Paripurna Istimewa Hari Jadi Rohul Ke27, DPRD Dituntut Kawal Pembangunan dan AnggaranBupati Kampar, Ahmad Yuzar Ajak Pengurus Baru LAK Sinergi Bangun Kabupaten KamparBupati Anton Paparkan Capaian Pembangunan pada Peringatan HUT ke-27 Kabupaten Rokan HuluDukung Atlet Disabilitas, Wabup Kampar, Misharti Lantik SOIna sekaligus Lepas Kontingen NasionalDisdikpora Kampar Izinkan Sekolah Terapkan PJJ Akibat Dampak Kabut Asap

Dinas Pertanian Kampar Sudah Memulai Pembangunan Jalan Usaha Tani di Tahun 2023

Dinas Pertanian Kampar Sudah Memulai Pembangunan Jalan Usaha Tani di Tahun 2023

KAMPAR  - Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Kampar membangun jalan usaha tani pada tahun anggaran 2023 di empat lokasi di daerah persawahan. Pembangunan jalan usaha tani ini untuk membantu petani mengangkut hasil pertanian.
 
Kepada Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Kampar Nurilahi Ali melalui Analis Prasarana Sarana Pertanian M Rizal  mengatakan, untuk tahun anggaran 2023 ini, Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura saat ini sedang mulai pembangunan jalan usaha tani di daerah Ganting Damai Kecamatan Salo sepanjang 700 meter.
 
‘’Jalan usaha tani dibangun untuk memudahkan para petani mengangkat alat mesin pertanian, mengangkat pupuk, hasil panen,’’ jelas Rizal saat ditemui di kantor, (13/7/2023).
 
Keempat lokasi pembangunan jalan usaha tani ini berbeda  panjang yang akan disemenisasi. Sesuai dengan kebutuhan dan speknya. Ada speknya dari batu gunung untuk pembangunan badan jalan.
 
‘’Selama ini yang diusulkan oleh petani untuk pembangunan jalan usaha tani untuk mengangkut hasil panen dari sawah mereka. Dinas membangunkan jalan usaha tani untuk  memudahkan petani untuk pengolahan tanah, mengangkat alat-alat pertanian dan mengangkut hasil panen mereka,’’ jelas Rizal.
 
Rizal menambahkan, dengan adanya sarana yang dibangun, harapannya petani termotivasi untuk menanam padi minimal dua kali setahun (P200). Harapan ke depan dengan bantuan yang diberikan itu, meningkat produksi para petani padi.