TERKINI
PHR Investasi pada SDM, Dorong Generasi Muda Riau Siap Hadapi Dunia KerjaRapat Paripurna Istimewa Hari Jadi Rohul Ke27, DPRD Dituntut Kawal Pembangunan dan AnggaranBupati Kampar, Ahmad Yuzar Ajak Pengurus Baru LAK Sinergi Bangun Kabupaten KamparBupati Anton Paparkan Capaian Pembangunan pada Peringatan HUT ke-27 Kabupaten Rokan HuluDukung Atlet Disabilitas, Wabup Kampar, Misharti Lantik SOIna sekaligus Lepas Kontingen NasionalDisdikpora Kampar Izinkan Sekolah Terapkan PJJ Akibat Dampak Kabut AsapKades Birandang dan Petani Berikan Apresiasi Kepada Wabup Kampar Atas Rehabilitasi Daerah IrigasiPembelajaran Jarak Jauh Akibat Kabut Asap Diterapkan Disdikpora KamparWabup Kampar Ajak Lulusan STAI Al-Azhar Pekanbaru Berkontribusi dalam Pembangunan DaerahHut Ke 25 Tahun, Partai Demokrat Kampar Gelar Kemah di Tepi Sungai SubayangWabup Bengkalis Pimpin Upacara Hari Koperasi: Peran Koperasi Sebagai Penggerak Ekonomi RakyatFinal Piala Dunia FIFA 2026, Pemkab Rohil Gelar Nobar dan Sediakan Hidangan Gratis

Evaluasi Progres Capaian MCP dan Stranas PK KPK-RI, Pj Sekda Kampar Pimpin Rapat

Evaluasi Progres Capaian MCP dan Stranas PK KPK-RI, Pj Sekda Kampar Pimpin Rapat

KAMPAR - Pj Bupati Kampar diwakili Pj Bupati Kampar Ramlah, SE.MM pimpin rapat percepatan pemenuhan dokumen tindaklanjut MCP KPK-RI dan Stranas PK 2023, di ruang rapat lantai III kantor Bupati Kampar, Senin (30/10).

Turut didampingi oleh kepala Inspektorat Febrinaldi Tridarmawan, S.STP,M.Si, Kepala DPM-PTSP Ir. Zulia Dharma dan seluruh perwakilan OPD.

Saat membuka rapat, Ramlah menjelaskan bahwa Monitoring Center for Prevention (MCP) ini merupakan aplikasi yang dikembangkan oleh KPK untuk melakukan monitoring capaian kinerja program pencegahan korupsi melalui perbaikan tata kelola pemerintahan.

Untuk saat ini, kata Ramlah, dari 12 kabupaten/kota di Provinsi Riau, Kabupaten Kampar masih menempati urutan ke 7 dengan progres per Agustus 2023 dengan nilai sebanyak 52,8 persen dengan target 85,03 persen.

"Dalam meningkatan target diatas saya minta seluruh OPD untuk menggesa pemenuhan dokumen yang memang menjadi tanggung jawab OPD masing-masing. Muda-mudahan data yang belum tersedia, akan segera ditindaklanjuti oleh masing-masing OPD yang masuk dalam 8 area MCP KPK. Sehingga, nilai perindeks perolehan MCP KPK dapat terpenuhi sebagaimana target yang telah ditetapkan diatas sebesar 85,03 persen," pungkas Ramlah.***