TERKINI
PHR Investasi pada SDM, Dorong Generasi Muda Riau Siap Hadapi Dunia KerjaRapat Paripurna Istimewa Hari Jadi Rohul Ke27, DPRD Dituntut Kawal Pembangunan dan AnggaranBupati Kampar, Ahmad Yuzar Ajak Pengurus Baru LAK Sinergi Bangun Kabupaten KamparBupati Anton Paparkan Capaian Pembangunan pada Peringatan HUT ke-27 Kabupaten Rokan HuluDukung Atlet Disabilitas, Wabup Kampar, Misharti Lantik SOIna sekaligus Lepas Kontingen NasionalDisdikpora Kampar Izinkan Sekolah Terapkan PJJ Akibat Dampak Kabut AsapKades Birandang dan Petani Berikan Apresiasi Kepada Wabup Kampar Atas Rehabilitasi Daerah IrigasiPembelajaran Jarak Jauh Akibat Kabut Asap Diterapkan Disdikpora KamparWabup Kampar Ajak Lulusan STAI Al-Azhar Pekanbaru Berkontribusi dalam Pembangunan DaerahHut Ke 25 Tahun, Partai Demokrat Kampar Gelar Kemah di Tepi Sungai SubayangWabup Bengkalis Pimpin Upacara Hari Koperasi: Peran Koperasi Sebagai Penggerak Ekonomi RakyatFinal Piala Dunia FIFA 2026, Pemkab Rohil Gelar Nobar dan Sediakan Hidangan Gratis

Rumah Penerima Bansos Covid-19 di Siak Tak Ditempel Stiker

Rumah Penerima Bansos Covid-19 di Siak Tak Ditempel Stiker

 Pemkab Siak terus mematangkan persiapan bantuan sosial (bansos) dampak wabah Covid-19 bagi masyarakat kurang mampu. 

 

Agar bansos itu tepat sasaran, Pemkab Siak tidak menempel stiker bertulis "Keluarga Miskin, Keluarga Kurang Mampu atau Keluarga Pra Sejahtera", sebagaimana dilakukan kabupaten/kota lainnya di Riau.

 

"Kita lebih cenderung kepada memvalidkan data penerima bansos untuk masyarakat agar benar-benar tepat sasaran, sehingga tak tumpang tindih. Jadi, tak ada stiker-stiker yang kita pasang di rumah warga," kata Bupati Siak Alfedri usai rapat di Zamrud Room Komplek Abdi Praja, Sabtu (9/5/2020).

 

Selain bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Sosial Pangan (BSP), lanjut Alfedri, Pemkab Siak juga melakukan pendataan kepada penerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) bagi yang terdampak Covid-19.

 

Alfedri menjelaskan, di Kabupaten Siak penerima BLT dari Kementerian Sosial ada sekitar 15.000 lebih, BLT dari Provinsi Riau sebanyak 3.900 dan BLT Dana Desa sebanyak 19.149 per keluarga.

 

"Jadi kami kontrol betul penyaluran bantuan itu. Kami sudah konsep dan ada matriksnya untuk penerima PKH, BSP, BLT Kemensos, BLT Provinsi, BLT Dana Desa dan Sembako bersumber APBD," terang Alfedri.

 

Untuk bantuan sembako, Pemkab Siak telah menganggarkan sebanyak 32.000 keluarga yang akan menerima paket sembako selama tiga bulan bagi yang terdampak Covid-19.

 

Seperti diberitakan, Kabupaten Siak salah satu daerah yang diusulkan Pemprov Riau untuk menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

 

Sekretaris Gugus Tugas Covid-19 Riau, Syahrial Abdi mengatakan, Pemprov Riau melalui Gubernur Riau, selaku Ketua Gugus Tugas Provinsi Riau telah menyampaikan surat permohonan usulan PSBB ke pemerintah pusat. 

 

"PSBB di Riau akan diterapkan di lima kabupaten-kota, yakni Kabupaten Kampar, Pelalawan, Siak, Bengkalis, dan Kota Dumai," jelasnya.