TERKINI
PHR Investasi pada SDM, Dorong Generasi Muda Riau Siap Hadapi Dunia KerjaRapat Paripurna Istimewa Hari Jadi Rohul Ke27, DPRD Dituntut Kawal Pembangunan dan AnggaranBupati Kampar, Ahmad Yuzar Ajak Pengurus Baru LAK Sinergi Bangun Kabupaten KamparBupati Anton Paparkan Capaian Pembangunan pada Peringatan HUT ke-27 Kabupaten Rokan HuluDukung Atlet Disabilitas, Wabup Kampar, Misharti Lantik SOIna sekaligus Lepas Kontingen NasionalDisdikpora Kampar Izinkan Sekolah Terapkan PJJ Akibat Dampak Kabut AsapKades Birandang dan Petani Berikan Apresiasi Kepada Wabup Kampar Atas Rehabilitasi Daerah IrigasiPembelajaran Jarak Jauh Akibat Kabut Asap Diterapkan Disdikpora KamparWabup Kampar Ajak Lulusan STAI Al-Azhar Pekanbaru Berkontribusi dalam Pembangunan DaerahHut Ke 25 Tahun, Partai Demokrat Kampar Gelar Kemah di Tepi Sungai SubayangWabup Bengkalis Pimpin Upacara Hari Koperasi: Peran Koperasi Sebagai Penggerak Ekonomi RakyatFinal Piala Dunia FIFA 2026, Pemkab Rohil Gelar Nobar dan Sediakan Hidangan Gratis

DPPKBP3A Kampar Launching Program KB di PTPN V Sungai Galuh, Peringati Hari Kontrasepsi Sedunia

DPPKBP3A Kampar Launching Program KB di PTPN V Sungai Galuh, Peringati Hari Kontrasepsi Sedunia

KAMPAR - Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A) Kabupaten Kampar memperingati Hari Kontrasepsi Sedunia 2023 yang berlangsung 26 September sampai 4 Oktober 2023.

Kadis PPKBP3A Edi Aprizal melalui Kabid Keluarga Berencana (KB) Dwi Andriani menjelaskan, memperingati Hari Kontrasepsi Sedunia 2023 yang berlangsung 26 September sampai 4 Oktober 2023 serentak se-Kabupaten Kampar.

"Kemarin pihak DPPKBP3A melaunching acara Hari Kontrasepsi Sedunia 2023 ini di PTPN V Sungai Galuh," kata Dwi Andriani, Selasa (14/11/2023).

Dwi Andriani menambahkan, BKKBN Provinsi Riau menargetkan 3.115 aseptor. Sasarannya pasangan usia subur, dengan berbagai macam aseptor yakni MOW, MOP, IUD, Implant, Suntik, Pil, dan kondom.

"Alhamdulillah Kabupaten Kampar terbaik satu se-Provinsi Riau yang capaian hampir 216 persen saat pelaksanaan Hari Kontrasepsi Sedunia 2023," jelas Dwi Andriani.

Dwi Andriani menambahkan, sasaran pelaksanaan Hari Kontrasepsi Sedunia adalah usia pasangan subur. Sengaja dilaunching di perusahaan karena banyak pasangan usia subur. 

"Masyarakat sangat antusias ikut program KB saat Hari Kontrasepsi Sedunia ini. Ini terlihat dari capaian yang mencapai 216 persen yang ikut program dengan berbagai macam motode kontrasepsi," tegas Dwi Andriani. 

Dwi Andriani mengimbau, bahwa kontrasepsi adalah sarana menjarangkan kehamilan, menjaga jarak, dan mengatur kehamilan. Ini dikorelasikan dengan stunting. Dengan KB, pasangan usia subur bisa mengatur kehamilan, tidak terlalu muda dan tidak terlalu tua, dan tidak terlalu rapat. Jadi 4T terlaksana dengan baik.

"Sehingga tujuan dari keluarga berencana menuju keluarga bahagia dan sejahtera bisa tercapai," harap Dwi Andriani memungkasi.