TERKINI
PHR Investasi pada SDM, Dorong Generasi Muda Riau Siap Hadapi Dunia KerjaRapat Paripurna Istimewa Hari Jadi Rohul Ke27, DPRD Dituntut Kawal Pembangunan dan AnggaranBupati Kampar, Ahmad Yuzar Ajak Pengurus Baru LAK Sinergi Bangun Kabupaten KamparBupati Anton Paparkan Capaian Pembangunan pada Peringatan HUT ke-27 Kabupaten Rokan HuluDukung Atlet Disabilitas, Wabup Kampar, Misharti Lantik SOIna sekaligus Lepas Kontingen NasionalDisdikpora Kampar Izinkan Sekolah Terapkan PJJ Akibat Dampak Kabut AsapKades Birandang dan Petani Berikan Apresiasi Kepada Wabup Kampar Atas Rehabilitasi Daerah IrigasiPembelajaran Jarak Jauh Akibat Kabut Asap Diterapkan Disdikpora KamparWabup Kampar Ajak Lulusan STAI Al-Azhar Pekanbaru Berkontribusi dalam Pembangunan DaerahHut Ke 25 Tahun, Partai Demokrat Kampar Gelar Kemah di Tepi Sungai SubayangWabup Bengkalis Pimpin Upacara Hari Koperasi: Peran Koperasi Sebagai Penggerak Ekonomi RakyatFinal Piala Dunia FIFA 2026, Pemkab Rohil Gelar Nobar dan Sediakan Hidangan Gratis

Mall Pelayanan Publik Kampar Akan Dilaunching Maret 2024 Mendatang

Mall Pelayanan Publik Kampar Akan Dilaunching Maret 2024 Mendatang

KAMPAR  - Menpan RB dan Menteri Investasi akan hadir dalam peresmian Mal Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Kampar.

Dimana, peresmian itu direncanakan akan pada Maret 2024 mendatang. Saat ini masih dalam tahap persiapan dan perlengkapan kantor MPP.

Hal itu dikatakan Plt Kepala DMPTSP, Yuricho Efril bahwa MPP direncanakan akan diresmikan pada Maret 2024 mendatang. Akan mengundang Menpan RB dan Menteri Investasi.

"Saat ini persiapan untuk peresmian kantor MPP sudah 80 persen. Bangunan dan SDM sudah siap, tinggal finishing. Direncanakan akan diresmikan pada Maret 2024 mendatang. Akan mengundang Menpan RB dan Menteri Investasi," kata Yuricho saat ditemui di kantornya, Kamis (11/1/2024).

Ia menambahkan, peralatan kantor seperti komputer dan aplikasi masih tahap persiapan.

"Sesuai dengan motto Pak Pj Bupati Kampar, Hambali yang disampaikan kepada saya untuk mempermudah perizinan dan memperketat pengawasan. Tentu semangat ini harus ditindaklanjuti kepada pelaku usaha yang ada di Kabupaten Kampar," tegas Yuricho.

Kepada pelaku usaha, Yuricho menambahkan yang mengurus perizinan akan dipermudah. Akan diberikan layanan terbaik dan jangan beranggapan bahwa Kampar susah berinvestasi karena sulit mengurus perizinannya.

"Yang sudah memiliki perizinan dan melakukan perbaikan akan dibantu. Contoh PKS yang awal izinnya hanya berkapasitas 40 ton. Karena perkembangan usahanya mengambangkan kapasitasnya menjadi 60 ton segera saja mengurus izinnya," pungkas Yuricho.