TERKINI
PHR Investasi pada SDM, Dorong Generasi Muda Riau Siap Hadapi Dunia KerjaRapat Paripurna Istimewa Hari Jadi Rohul Ke27, DPRD Dituntut Kawal Pembangunan dan AnggaranBupati Kampar, Ahmad Yuzar Ajak Pengurus Baru LAK Sinergi Bangun Kabupaten KamparBupati Anton Paparkan Capaian Pembangunan pada Peringatan HUT ke-27 Kabupaten Rokan HuluDukung Atlet Disabilitas, Wabup Kampar, Misharti Lantik SOIna sekaligus Lepas Kontingen NasionalDisdikpora Kampar Izinkan Sekolah Terapkan PJJ Akibat Dampak Kabut AsapKades Birandang dan Petani Berikan Apresiasi Kepada Wabup Kampar Atas Rehabilitasi Daerah IrigasiPembelajaran Jarak Jauh Akibat Kabut Asap Diterapkan Disdikpora KamparWabup Kampar Ajak Lulusan STAI Al-Azhar Pekanbaru Berkontribusi dalam Pembangunan DaerahHut Ke 25 Tahun, Partai Demokrat Kampar Gelar Kemah di Tepi Sungai SubayangWabup Bengkalis Pimpin Upacara Hari Koperasi: Peran Koperasi Sebagai Penggerak Ekonomi RakyatFinal Piala Dunia FIFA 2026, Pemkab Rohil Gelar Nobar dan Sediakan Hidangan Gratis

Disbunnak Keswan Kampar Siap Bantu Masyarakat Untuk Mendapatkan Program PSR

Disbunnak Keswan Kampar Siap Bantu Masyarakat Untuk Mendapatkan Program PSR

KAMPAR - Dinas Perkebunan, Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disbunnak Keswan) Kabupaten Kampar siap membantu masyarakat yang ingin mendapatkan bantuan Peremajaan Sawit Rakyat (PSR).

“Dengan program ini masyarakat dapat mengembalikan dan meningkatkan produktivitas kelapa sawitnya. Nanti bisa kita bantulah dalam prosesnya,” ungkap Kepala Disbunnak Keswan Kampar, Marahalim melalui Kabid Usaha Perkebunan, Helvizar saat di temui di Ruang Kerjanya, Senin (14/4/2025).

Dijelaskannya, program PSR ini merupakan program pemerintah yang bertujuan untuk meningkatkan produktivitas perkebunan kelapa sawit rakyat di Indonesia dengan cara meremajakan tanaman sawit yang sudah tua atau kurang produktif. Program ini diimplementasikan melalui Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP). 

Dikatakannya, bahwa peremajaan kelapa sawit sebaiknya dilakukan ketika tanaman telah melewati umur ekonomisnya, yaitu sekitar 25 tahun, atau ketika produktivitasnya menurun drastis, misalnya kurang dari 10 ton Tandan Buah Segar (TBS) per hektar per tahun.

Ia menyebut, melalui PSR ini menjadi momentum bagi masyarakat untuk meningkatkan produktivitas kelapa sawitnya.

“Jika sudah dirasa tidak lagi produktif masyarakat bisa melakukan peremajaan,” ucapnya.

Ia menyebut, Disbunnak Keswan Kampar siap membantu masyarakat yang ingin mendapatkan bantuan program PSR ini. 

“Asal memenuhi syarat masyarakat bisa mengajukan ke Dinas Perkebunan, Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Kampar. Yang penting tergabung dalam kelompok tani dengan jumlah lahan mencapai 50 Hektar, dan lahan tidak dalam kawasan hutan. Nanti bisa dibantu,” pungkasnya.