TERKINI
PHR Investasi pada SDM, Dorong Generasi Muda Riau Siap Hadapi Dunia KerjaRapat Paripurna Istimewa Hari Jadi Rohul Ke27, DPRD Dituntut Kawal Pembangunan dan AnggaranBupati Kampar, Ahmad Yuzar Ajak Pengurus Baru LAK Sinergi Bangun Kabupaten KamparBupati Anton Paparkan Capaian Pembangunan pada Peringatan HUT ke-27 Kabupaten Rokan HuluDukung Atlet Disabilitas, Wabup Kampar, Misharti Lantik SOIna sekaligus Lepas Kontingen NasionalDisdikpora Kampar Izinkan Sekolah Terapkan PJJ Akibat Dampak Kabut AsapKades Birandang dan Petani Berikan Apresiasi Kepada Wabup Kampar Atas Rehabilitasi Daerah IrigasiPembelajaran Jarak Jauh Akibat Kabut Asap Diterapkan Disdikpora KamparWabup Kampar Ajak Lulusan STAI Al-Azhar Pekanbaru Berkontribusi dalam Pembangunan DaerahHut Ke 25 Tahun, Partai Demokrat Kampar Gelar Kemah di Tepi Sungai SubayangWabup Bengkalis Pimpin Upacara Hari Koperasi: Peran Koperasi Sebagai Penggerak Ekonomi RakyatFinal Piala Dunia FIFA 2026, Pemkab Rohil Gelar Nobar dan Sediakan Hidangan Gratis

Disbunnak Keswan Kampar Imbau, Panitia Qurban Perhatikan Kesehatan Hewan

Disbunnak Keswan Kampar Imbau, Panitia Qurban Perhatikan Kesehatan Hewan

KAMPAR - Dinas Perkebunan, Peternakan, dan Kesehatan Hewan (Disbunnak Keswan) Kabupaten Kampar menghimbau kepada seluruh panitia qurban dan masyarakat Kabupaten Kampar agar memperhatikan kesehatan ternak qurban yang akan diperjual belikan.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Disbunnak Keswan Kampar, Marahalim melalui drh. Taufiq Bahar saat ditemui di Ruang Kerjanya, Rabu (14/5/2025).

"Semua dari kita sudah tau kalau persyaratan hewan qurban yang bakal di sembelih ternaknya harus sehat, tidak cacat dan cukup umur. Untuk itu silahkan ambil ternak dari luar Kabupaten Kampar asalkan status kesehatan ternaknya jelas," ucap Taufik.

Ia menambahkan, bahwa hewan ternak yang nanti akan di sembelih nanti harus mengantongi surat keterangan dari dokter hewan tempat asal ternak tersebut. Hal ini merupakan upaya antisipasi masuknya penyakit ternak ke Kabupaten Kampar. 

"Misalnya ternak tersebut berasal dari Provinsi Sumatera Barat, nah disanakan ada tenaga paramedik, mereka harus bisa melengkapi dengan surat keterangan dokter hewan disana sebelum ternaknya dijual dan dibawa di Kabupaten Kampar. Ini merupakan antisipasi agar tidak ada penyakit ternak yang masuk ke Kabupaten Kampar," ujar Taufiq. 

Ia juga mengatakan, bahwa kebutuhan hewan qurban di Kabupaten Kampar sendiri setiap tahunnya tercukupi. Ia berharap, ibadah haji dan ibadah qurban tahun 1446 H/2025 M berjalan dengan baik, dan ibadah yang dilakukan diterima.

"Mudah-mudahan ibadah qurban tahun 2025 ini berjalan dengan baik. Semoga semua ternak yang dipilih oleh peserta qurban ini sesuai dengan yang diharapkan, tidak sakit, tidak cacat, cukup umur dan semoga ibadahnya terima," tutupnya.