TERKINI
PHR Investasi pada SDM, Dorong Generasi Muda Riau Siap Hadapi Dunia KerjaRapat Paripurna Istimewa Hari Jadi Rohul Ke27, DPRD Dituntut Kawal Pembangunan dan AnggaranBupati Kampar, Ahmad Yuzar Ajak Pengurus Baru LAK Sinergi Bangun Kabupaten KamparBupati Anton Paparkan Capaian Pembangunan pada Peringatan HUT ke-27 Kabupaten Rokan HuluDukung Atlet Disabilitas, Wabup Kampar, Misharti Lantik SOIna sekaligus Lepas Kontingen NasionalDisdikpora Kampar Izinkan Sekolah Terapkan PJJ Akibat Dampak Kabut AsapKades Birandang dan Petani Berikan Apresiasi Kepada Wabup Kampar Atas Rehabilitasi Daerah IrigasiPembelajaran Jarak Jauh Akibat Kabut Asap Diterapkan Disdikpora KamparWabup Kampar Ajak Lulusan STAI Al-Azhar Pekanbaru Berkontribusi dalam Pembangunan DaerahHut Ke 25 Tahun, Partai Demokrat Kampar Gelar Kemah di Tepi Sungai SubayangWabup Bengkalis Pimpin Upacara Hari Koperasi: Peran Koperasi Sebagai Penggerak Ekonomi RakyatFinal Piala Dunia FIFA 2026, Pemkab Rohil Gelar Nobar dan Sediakan Hidangan Gratis

Wabup Syafaruddin Poti Pimpin Apel Upacara Peringatan Hari Jadi Provinsi Riau Ke-68

Wabup Syafaruddin Poti Pimpin Apel Upacara Peringatan Hari Jadi Provinsi Riau Ke-68

Rohul - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rokan Hulu (Rohul) laksanakan apel peringatan hari jadi Provinsi Riau ke 68, Tahun ini tema yang dipilih dalam perayaan Hari Jadi Bumi Lancang Kuning yaitu "Merawat Tuah, Menjaga Marwah". Apel dilaksanakan di Halaman Kantor Bupati Rohul, Sabtu (09/08/2025).

Saat apel Wakil Bupati Rohul H. Syafaruddin Poti, S.H, M.M bertindak sebagai Inspektur Upacara dan turut hadir Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Rohul, para Asisten dan Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) selingkungan Rohul, Tokoh Agama, Tokoh Adat, Akademisi, dan tamu undangan lainnya.

H. Syafaruddin Poti membacakan sambutan Gubernur Riau dengan mengusung tema "Merawat Tuah, Menjaga Marwah" dipilih sebegai bentuk penghormatan terhadap alam dan budaya Melayu yang menjadi identitas utama masyarakat Riau dan  menegaskan momen ini harus dijadikan tonggak kebangkitan bersama dan mengajak seluruh elemen membangun daerah secara adil dan merata demi kemajuan serta kesejahteraan bersama.

“Melestarikan lingkungan adalah bagian dari etika dan amanah hidup. Sebab, jika alam itu rusak, maka runtuh juga marwah bangsa.” tegas Wahid.

Lebih lanjut, Wabup juga menyampaikan amanat Gubri untuk menekankan bahwa pembangunan di Riau harus berjalan seimbang antara kemajuan ekonomi, pelestarian budaya, dan perlindungan lingkungan dan memberi pesan khusus kepada generasi muda agar berani berinovasi, memanfaatkan teknologi, dan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai budaya Melayu di tengah derasnya arus globalisasi.

"Anak-anak muda kita adalah pewaris masa depan Riau. Bekali diri dengan ilmu pengetahuan, keterampilan, dan akhlak mulia. Jangan pernah lupakan akar budaya kita, karena dari situlah marwah kita sebagai bangsa Melayu terjaga, ” ujar Wabup menyampaikan amanat.

Menutup sambutan amanatnya, Wabup mengajak masyarakat menjaga persatuan dan mengedepankan dialog dalam menyelesaikan perbedaan. “Kita boleh berbeda pandangan, tetapi tujuan kita satu, yaitu memajukan daerah. Mari kita jaga silaturahmi, perkuat rasa saling percaya, dan hindari hal-hal yang dapat memecah belah persaudaraan, ”tutup Wabup Syafaruddin.(MCDiskominfo).