TERKINI
PHR Investasi pada SDM, Dorong Generasi Muda Riau Siap Hadapi Dunia KerjaRapat Paripurna Istimewa Hari Jadi Rohul Ke27, DPRD Dituntut Kawal Pembangunan dan AnggaranBupati Kampar, Ahmad Yuzar Ajak Pengurus Baru LAK Sinergi Bangun Kabupaten KamparBupati Anton Paparkan Capaian Pembangunan pada Peringatan HUT ke-27 Kabupaten Rokan HuluDukung Atlet Disabilitas, Wabup Kampar, Misharti Lantik SOIna sekaligus Lepas Kontingen NasionalDisdikpora Kampar Izinkan Sekolah Terapkan PJJ Akibat Dampak Kabut AsapKades Birandang dan Petani Berikan Apresiasi Kepada Wabup Kampar Atas Rehabilitasi Daerah IrigasiPembelajaran Jarak Jauh Akibat Kabut Asap Diterapkan Disdikpora KamparWabup Kampar Ajak Lulusan STAI Al-Azhar Pekanbaru Berkontribusi dalam Pembangunan DaerahHut Ke 25 Tahun, Partai Demokrat Kampar Gelar Kemah di Tepi Sungai SubayangWabup Bengkalis Pimpin Upacara Hari Koperasi: Peran Koperasi Sebagai Penggerak Ekonomi RakyatFinal Piala Dunia FIFA 2026, Pemkab Rohil Gelar Nobar dan Sediakan Hidangan Gratis

Sekda Kampar dan Kadis Pariwisata Hadiri Acara Sosialisasi BPKP

Sekda Kampar dan Kadis Pariwisata Hadiri Acara Sosialisasi BPKP

KAMPAR – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kampar, Hambali, SE., MBA., MH., menghadiri acara sosialisasi yang diselenggarakan oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Provinsi Riau, bertempat di Balai Bupati Kampar, Selasa (30/9/25).

Kegiatan ini membahas penilaian maturitas Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) serta manajemen risiko pemerintah daerah tahun 2025. Tujuannya adalah meningkatkan tata kelola pemerintahan yang baik, transparan, dan akuntabel melalui penguatan sistem pengendalian internal dan pengelolaan risiko di lingkungan pemerintah daerah.

Acara tersebut turut dihadiri oleh Rohmad Basuki, Ak., M.M, selaku Koordinator Pengawasan Kelompok Jabatan Fungsional Auditor Bidang Akuntabilitas Pemerintah Daerah Perwakilan BPKP Provinsi Riau. 

Dalam paparannya, ia menekankan pentingnya pemahaman yang menyeluruh mengenai penerapan SPIP dan manajemen risiko agar pemerintah daerah mampu mencegah potensi penyimpangan serta meningkatkan kinerja pembangunan daerah.

Sekda Kampar, Hambali, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas inisiatif BPKP Riau yang terus mendampingi pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas tata kelola.

“Kami menyadari bahwa penerapan SPIP dan manajemen risiko bukan hanya sekadar kewajiban, tetapi merupakan kebutuhan untuk memastikan pembangunan di Kabupaten Kampar berjalan efektif, efisien, dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Hambali menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Kampar untuk terus berkolaborasi dengan BPKP dan seluruh pemangku kepentingan dalam mewujudkan pemerintahan yang bersih, berintegritas, serta berorientasi pada pelayanan publik.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kampar, Zamhur, ST, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut, menyampaikan bahwa penerapan SPIP dan manajemen risiko juga sangat relevan dalam pengelolaan sektor pariwisata dan kebudayaan.

“Penguatan sistem pengendalian internal tidak hanya penting bagi aspek keuangan, tetapi juga bagi pengelolaan program dan kegiatan kepariwisataan. Dengan tata kelola yang baik, sektor pariwisata Kampar dapat tumbuh secara berkelanjutan dan memberi dampak nyata bagi masyarakat,” ungkap Zamhur.

Melalui kegiatan sosialisasi ini, diharapkan perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kampar semakin memahami pentingnya SPIP dan manajemen risiko, sehingga mampu meningkatkan nilai maturitas dan memperkuat akuntabilitas penyelenggaraan pemerintahan di tahun 2025.