TERKINI
PHR Investasi pada SDM, Dorong Generasi Muda Riau Siap Hadapi Dunia KerjaRapat Paripurna Istimewa Hari Jadi Rohul Ke27, DPRD Dituntut Kawal Pembangunan dan AnggaranBupati Kampar, Ahmad Yuzar Ajak Pengurus Baru LAK Sinergi Bangun Kabupaten KamparBupati Anton Paparkan Capaian Pembangunan pada Peringatan HUT ke-27 Kabupaten Rokan HuluDukung Atlet Disabilitas, Wabup Kampar, Misharti Lantik SOIna sekaligus Lepas Kontingen NasionalDisdikpora Kampar Izinkan Sekolah Terapkan PJJ Akibat Dampak Kabut AsapKades Birandang dan Petani Berikan Apresiasi Kepada Wabup Kampar Atas Rehabilitasi Daerah IrigasiPembelajaran Jarak Jauh Akibat Kabut Asap Diterapkan Disdikpora KamparWabup Kampar Ajak Lulusan STAI Al-Azhar Pekanbaru Berkontribusi dalam Pembangunan DaerahHut Ke 25 Tahun, Partai Demokrat Kampar Gelar Kemah di Tepi Sungai SubayangWabup Bengkalis Pimpin Upacara Hari Koperasi: Peran Koperasi Sebagai Penggerak Ekonomi RakyatFinal Piala Dunia FIFA 2026, Pemkab Rohil Gelar Nobar dan Sediakan Hidangan Gratis

WBP Perempuan Lapas Pasir Pengaraian Gelar Pengajian Penuh Berkah

WBP Perempuan Lapas Pasir Pengaraian Gelar Pengajian Penuh Berkah

Pasir Pengaraian - Lapas Kelas IIB Pasir Pengaraian kembali menyelenggarakan kegiatan pengajian rutin bagi Warga Binaan perempuan sebagai bagian dari program pembinaan kerohanian yang dilaksanakan secara berkelanjutan, Jum'at (14/11/2025). Kegiatan ini diikuti dengan antusias oleh para Warga Binaan dan dibimbing langsung oleh ustazah dari luar yang selama ini berkomitmen mendampingi pembinaan mengaji di Lapas Pasir Pengaraian.

Pengajian yang digelar di Masjid Attaubah Lapas Kelas IIB Pasir Pengaraian tersebut menjadi wadah penting bagi Warga Binaan untuk memperdalam ilmu agama, meningkatkan kualitas ibadah, serta memperbaiki diri selama menjalani masa pembinaan. Melalui bimbingan ustazah, para Warga Binaan tidak hanya belajar membaca dan memahami Al-Qur’an, tetapi juga memahami arti perubahan ke arah yang lebih baik.

Kepala Lapas Kelas IIB Pasir Pengaraian, Efendi Parlindungan Purba, melalui Kasi Binadik dan Giatja, Sunu Istiqomah Danu menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan komitmen lapas dalam memberikan pembinaan rohani yang menyeluruh.

“Pembinaan keagamaan menjadi salah satu pilar penting dalam proses pemasyarakatan. Kehadiran ustazah yang secara konsisten membimbing Warga Binaan perempuan tentu memberikan dampak positif bagi mereka untuk memperbaiki diri,” ujarnya.

Melalui kegiatan seperti ini, diharapkan para Warga Binaan perempuan dapat terus meningkatkan pemahaman agama serta mempersiapkan diri menjadi pribadi yang lebih baik dan mandiri saat kembali ke tengah masyarakat. Kegiatan ini juga sejalan dengan program pembinaan kepribadian yang terus diperkuat sesuai perintah harian Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, perintah Direktur Jenderal Pemasyarakatan, serta bimbingan Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Riau. Seluruh arahan tersebut menegaskan pentingnya pembinaan spiritual bagi warga binaan sebagai pondasi pembentukan moral dan karakter.(HumasLpasian)