ROHIL, dinamikanasional.com – Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir (Pemkab Rohil) terus mendorong peningkatan kepatuhan perpajakan dan tertib administrasi pengelolaan keuangan di tingkat kepenghuluan. Upaya tersebut diperkuat melalui kegiatan Sosialisasi Pemanfaatan Aplikasi Sistem Keuangan Desa (Siskeudes) Tahun 2026 yang digelar di Gedung Misran Rais, Bagansiapiapi, Senin (19/10/2026).
Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman aparatur kepenghuluan mengenai tata kelola keuangan yang tertib, transparan, dan akuntabel, termasuk pemenuhan kewajiban perpajakan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Sosialisasi dibuka oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Rokan Hilir, H. Sarman Syahroni, S.T., M.IP., yang hadir mewakili Bupati Rokan Hilir, H. Bistamam. Kegiatan tersebut turut dihadiri staf ahli, para asisten, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), camat, serta Datuk dan Datin Penghulu se-Kabupaten Rokan Hilir.
Hadir pula Kepala Perwakilan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Riau, Dr. Evenri Sihombing, S.E., Ak., M.Si., CFE, CFrA, CA, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Provinsi Riau, YFR Hermiyana, serta Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kepenghuluan Kabupaten Rokan Hilir, Basri.
Dalam sambutannya, Sarman Syahroni menekankan bahwa kepatuhan terhadap kewajiban perpajakan merupakan bagian penting dari tanggung jawab aparatur dalam mengelola keuangan kepenghuluan.
Menurutnya, pemahaman terhadap ketentuan perpajakan harus terus ditingkatkan agar setiap pelaksanaan kegiatan dan transaksi keuangan dapat dipertanggungjawabkan sesuai dengan peraturan yang berlaku.
Ia juga menegaskan bahwa pengelolaan perpajakan yang tertib merupakan salah satu unsur penting dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik. Oleh karena itu, aparatur kepenghuluan dituntut lebih cermat dalam melaksanakan administrasi keuangan, memenuhi kewajiban perpajakan, serta memastikan seluruh tahapan pengelolaan anggaran berjalan sesuai ketentuan.
Selain aspek perpajakan, optimalisasi pemanfaatan aplikasi Siskeudes juga menjadi perhatian dalam kegiatan tersebut. Aplikasi ini berperan dalam mendukung proses administrasi, pencatatan, dan pelaporan keuangan desa. Karena itu, penggunaannya perlu terus ditingkatkan agar pengelolaan keuangan di tingkat kepenghuluan dapat berjalan lebih tertib dan terukur.
Melalui sosialisasi ini, Pemkab Rokan Hilir berharap aparatur kepenghuluan semakin memahami dan meningkatkan ketelitian dalam mengelola keuangan, mulai dari tahap perencanaan, pelaksanaan, penatausahaan, hingga pelaporan dan pertanggungjawaban anggaran.
Penguatan koordinasi dan pembinaan bersama instansi terkait juga diharapkan mampu meminimalkan kesalahan administrasi sekaligus meningkatkan kepatuhan terhadap ketentuan perpajakan.
Dengan pengelolaan keuangan yang tertib, transparan, dan akuntabel, pemerintah kepenghuluan diharapkan dapat mendukung pelaksanaan pembangunan serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat secara efektif dan bertanggung jawab. (Inf)




