TERKINI
Gerak Cepat Atasi Genangan, Bupati Rohil Perintahkan PUPR Intensifkan Normalisasi DrainasePHR Investasi pada SDM, Dorong Generasi Muda Riau Siap Hadapi Dunia KerjaPemkab Rohil Perkuat Pengawasan Pajak dan Tata Kelola Keuangan KepenghuluanBupati Rohil Resmikan Pelayanan Bijak Satu Atap di Rimba Melintang, Akses Layanan Warga Makin MudahPasca Kebakaran di Bagan Barat, Pemkab Rohil Salurkan Bantuan bagi Warga TerdampakSekitar 80 Sekolah di Rohil Terima Program Revitalisasi, Disdikbud Tegaskan Hanya Lakukan PengawasanPercepat Digitalisasi Birokrasi, Bupati Rohil Tinjau Perekaman TTE PPPK Paruh WaktuRapat Paripurna Istimewa Hari Jadi Rohul Ke27, DPRD Dituntut Kawal Pembangunan dan AnggaranBupati Kampar, Ahmad Yuzar Ajak Pengurus Baru LAK Sinergi Bangun Kabupaten KamparBupati Anton Paparkan Capaian Pembangunan pada Peringatan HUT ke-27 Kabupaten Rokan HuluDukung Atlet Disabilitas, Wabup Kampar, Misharti Lantik SOIna sekaligus Lepas Kontingen NasionalDisdikpora Kampar Izinkan Sekolah Terapkan PJJ Akibat Dampak Kabut Asap

Penyaluran Anggaran Bansos Berdasarkan Data Dari Bupati/Wali Kota

Penyaluran Anggaran Bansos Berdasarkan Data Dari Bupati/Wali Kota

Sekretaris Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Riau, Purnama Irwansyah mengatakan bahwa dalam menyalurkan bantuan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau tidak bisa menyalurkan anggaran Bantuan Sosial (Bansos) tersebut tanpa data nama dan alamat peneriman bantuan dari Kabupaten/Kota.

"Terkait penyaluran bantuan lambat, karena kami tidak bisa menyalurkan anggaran tanpa by name by address penerima bantuan dari Bupati/Walikota dan ini yang kami tunggu," kata Purnama, Rabu (15/07/2020).

Purnama juga mengatakan, karena terlalu lama menerima data tersebut maka anggaran tersebut Pemerintah Provinsi sampaikan ke Kabupaten/Kota agar penyalurannya lebih cepat dan tepat sasaran.

"Setelah disampaikan ke Kabupaten/Kota dan untuk mengawas semua itu pak Gubernur sudah membangun kerja sama dengan aparat penegak hukum," terangnya.

Tambahnya, untuk Validitas data dikawal oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), Kejaksaan Tinggi Riau, dan Polda Riau. Sehingga upaya pencegahan sudah berjalan dari awal dan akuntabilitas tetap terjaga.

"Dengan kerja sama tersebut, bantuan dapat cepat disalurkan, tetap aman dan tepat sasaran," tutur Purnama.