TERKINI
PHR Investasi pada SDM, Dorong Generasi Muda Riau Siap Hadapi Dunia KerjaRapat Paripurna Istimewa Hari Jadi Rohul Ke27, DPRD Dituntut Kawal Pembangunan dan AnggaranBupati Kampar, Ahmad Yuzar Ajak Pengurus Baru LAK Sinergi Bangun Kabupaten KamparBupati Anton Paparkan Capaian Pembangunan pada Peringatan HUT ke-27 Kabupaten Rokan HuluDukung Atlet Disabilitas, Wabup Kampar, Misharti Lantik SOIna sekaligus Lepas Kontingen NasionalDisdikpora Kampar Izinkan Sekolah Terapkan PJJ Akibat Dampak Kabut AsapKades Birandang dan Petani Berikan Apresiasi Kepada Wabup Kampar Atas Rehabilitasi Daerah IrigasiPembelajaran Jarak Jauh Akibat Kabut Asap Diterapkan Disdikpora KamparWabup Kampar Ajak Lulusan STAI Al-Azhar Pekanbaru Berkontribusi dalam Pembangunan DaerahHut Ke 25 Tahun, Partai Demokrat Kampar Gelar Kemah di Tepi Sungai SubayangWabup Bengkalis Pimpin Upacara Hari Koperasi: Peran Koperasi Sebagai Penggerak Ekonomi RakyatFinal Piala Dunia FIFA 2026, Pemkab Rohil Gelar Nobar dan Sediakan Hidangan Gratis

Jokowi Minta Praja IPDN Jaga Integritas dan Loyalitas

Jokowi Minta Praja IPDN Jaga Integritas dan Loyalitas

 Presiden Joko Widodo atau Jokowi minta para Pamong Praja Muda Lulusan IPDN Angkatan XXVI untuk menjaga integritas dan loyalitas kepada masyarakat. Hal tersebut kata Jokowi bertujuan untuk menghadapi perubahan zaman.

"Tunjukkan integritas, tunjukkan loyalitasmu kepada masyarakat, kepada bangsa dan negara, tunjukkan kemampuanmu untuk berikan rasa keadilan dan kesejahteraan," ungkap Jokowi saat memberikan amanah melalui siaran virtual pada 881 Pamong Praja Muda Lulusan IPDN Angkatan XXVI di Istana Bogor, Jawa Barat, Rabu (29/7).

Dia menjelaskan, menjadi Pamong Praja membuka ladang pengabdian untuk ideologi pancasila, NKRI, konstitusi serta Bhinneka Tunggal Ika. Hal tersebut juga membuat kemajuan yang semakin baik untuk Indonesia.

"Indonesia maju yang semakin jaya," ungkap Jokowi.

 

Jadi Strong Leader

Sebelumnya pada Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian meminta para lulusan IPDN menjadi Strong Leader, atau pemimpin masa depan yang kuat. Hal itu disampaikannya saat memberikan pengarahan dalam Wisuda IPDN Tahun 2020 di Lapangan Parade Abdi Praja IPDN Kampus Jatinangor, Sumedang, Jawa Barat, Selasa (28/7).

"Para wisudawan/wisudawati IPDN saya juga minta untuk menjadi strong leader, (lulusan) IPDN akan menjadi birokrat, bahkan akan menjadi pemimpin di masa mendatang," kata Tito.

Tito juga menjelaskan, sebagai pemimpin yang kuat, dibutuhkan 3 faktor penting di antaranya power dan kewenangan yang diatur dalam Undang-Undang maupun aturan lainnya, memiliki followers atau pengikut (staf, dll.), dan memiliki konsep yang didapat melalui ilmu pengetahuan.

"Power atau kewenangan, dan memiliki pengikut atau staf nantinya, itu saja tidak cukup, tapi juga harus memiliki konsep, dan konsep hanya bisa didapatkan dengan melalui knowledge atau pengetahuan. Pengetahuan diperoleh melalui jalur formal atau informal, apalagi didasari dengan keilmuan yang kuat," tuturnya.

Sumber: merdeka.com