TERKINI
PHR Investasi pada SDM, Dorong Generasi Muda Riau Siap Hadapi Dunia KerjaRapat Paripurna Istimewa Hari Jadi Rohul Ke27, DPRD Dituntut Kawal Pembangunan dan AnggaranBupati Kampar, Ahmad Yuzar Ajak Pengurus Baru LAK Sinergi Bangun Kabupaten KamparBupati Anton Paparkan Capaian Pembangunan pada Peringatan HUT ke-27 Kabupaten Rokan HuluDukung Atlet Disabilitas, Wabup Kampar, Misharti Lantik SOIna sekaligus Lepas Kontingen NasionalDisdikpora Kampar Izinkan Sekolah Terapkan PJJ Akibat Dampak Kabut AsapKades Birandang dan Petani Berikan Apresiasi Kepada Wabup Kampar Atas Rehabilitasi Daerah IrigasiPembelajaran Jarak Jauh Akibat Kabut Asap Diterapkan Disdikpora KamparWabup Kampar Ajak Lulusan STAI Al-Azhar Pekanbaru Berkontribusi dalam Pembangunan DaerahHut Ke 25 Tahun, Partai Demokrat Kampar Gelar Kemah di Tepi Sungai SubayangWabup Bengkalis Pimpin Upacara Hari Koperasi: Peran Koperasi Sebagai Penggerak Ekonomi RakyatFinal Piala Dunia FIFA 2026, Pemkab Rohil Gelar Nobar dan Sediakan Hidangan Gratis

WNA India bekerja di PT IKPP Perawang positif COVID-19

WNA India bekerja di PT IKPP Perawang positif COVID-19

SIAK. Superriua.Com - Pekerja PT indah Kiat Pulp and Paper, Perawang, Kabupaten Siak asal India terkonfirmasi positif COVID-19 setelah sebelumnya menjadi Pasien Dalam Pengawasan dan dirawat di Rumah Sakit Eka Hospital Pekanbaru.

" SR (34) laki-laki warga India, dia teknisi, kondisinya sakit ada demam dan batuk, sebelum positif dia PDP," kata Sekretaris Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Kabupaten Siak Budhi Yuwono di Siak, Kamis. Dia positif bersama satu lainnya MR (18) laki-laki warga Indonesia tinggaldi Komplek IKPP Mess Bujang. Diperkirakan sudah beraktivitas lalu pulang ke negaranya cuti dan kembali lagi ke Perawang.

Dengan demikian sudah ada 16 positif COVID-19 di Perawang Kecamatan Tualang. Sebelumnya ada 14 yang berasal dari Sumatera Selatan, tapi dari PT Truba Jaga Eka, Perusahaan Subkontraktor PT IKPP. " Ada 16 di Tualang, ini kondisi terbanyak, tapi semuanya orang masuk ke Kabupaten Siak. Kita minta perusahaan yang mendatangkan orang luar ke Kabupaten Siak sementara waktu ditunda," ungkapnya.

Untuk yang dari Sumsel orang yang datang 16 dengan 14 positif dan dua negatif COVID-19. Empat yang positif kabur lalu terdeteksi dan kini dirawat di Sumsel, sedang dua yang negatif menjalani karantina di Perawang. Tambahan dua ini sejatinya sudah diumumkan Gugus Tugas Provinsi Riau pada Rabu lalu (22/07). Namun dari Kabupaten Siak menyatakan belum mendapatkan datanya dan hari ini baru didapatkan.

" Kemarin kami belum mendapatkan datanya, hari kami sudah dapat. Itu karena tes usapnya diperiksa di Jakarta, lalu infokan ke Gugus Tugas Riau, sementara kami biasa mendapatkan nya dari Labor PCR Riau," sebut Budhi. Dengan tambahan ini maka total keseluruhan kasus positif COVID-19 di Siak berjumlah 42 orang. 38 masih dirawat dan empat yang sudah sembuh.