TERKINI
Gerak Cepat Atasi Genangan, Bupati Rohil Perintahkan PUPR Intensifkan Normalisasi DrainasePHR Investasi pada SDM, Dorong Generasi Muda Riau Siap Hadapi Dunia KerjaPemkab Rohil Perkuat Pengawasan Pajak dan Tata Kelola Keuangan KepenghuluanBupati Rohil Resmikan Pelayanan Bijak Satu Atap di Rimba Melintang, Akses Layanan Warga Makin MudahPasca Kebakaran di Bagan Barat, Pemkab Rohil Salurkan Bantuan bagi Warga TerdampakSekitar 80 Sekolah di Rohil Terima Program Revitalisasi, Disdikbud Tegaskan Hanya Lakukan PengawasanPercepat Digitalisasi Birokrasi, Bupati Rohil Tinjau Perekaman TTE PPPK Paruh WaktuRapat Paripurna Istimewa Hari Jadi Rohul Ke27, DPRD Dituntut Kawal Pembangunan dan AnggaranBupati Kampar, Ahmad Yuzar Ajak Pengurus Baru LAK Sinergi Bangun Kabupaten KamparBupati Anton Paparkan Capaian Pembangunan pada Peringatan HUT ke-27 Kabupaten Rokan HuluDukung Atlet Disabilitas, Wabup Kampar, Misharti Lantik SOIna sekaligus Lepas Kontingen NasionalDisdikpora Kampar Izinkan Sekolah Terapkan PJJ Akibat Dampak Kabut Asap

Ajak Warga Jumatan Perdana di Masjid 99 Kubah, Ini Penjelasan Inisiator

Ajak Warga Jumatan Perdana di Masjid 99 Kubah, Ini Penjelasan Inisiator

Makassar - Superriau. Tim Kaukus Masjid 99 Kubah Makassar menjadi inisiator yang mengajak warga melaksanakan salat Jumat pertama di masjid tersebut meski belum diizinkan Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah. Tim Kaukus Masjid 99 Kubah ingin agar masjid tersebut dapat segera dirampungkan dan digunakan.

"Saya boleh menjadi bagian dari tim yang selama ini mencoba untuk menggerakkan umat agar memakmurkan masjid ini," ujar salat satu anggota Tim Kaukus Masjid 99 Kubah Makassar, Sudirman Numba usai salat Jumat di Masjid 99 Kubah, Jumat (7/8/2020).

Sudirman mengungkapkan, pada prinsipnya pihaknya ingin agar Masjid 99 Kubah dapat segera dimanfaatkan, meski pembangunannya belum rampung.

"Kita tahu bahwa memang masih butuh proses pengembangan selanjutnya. Tapi mudah-mudahan dengan kehadiran dan doa kita semua, masjid ini bisa segera rampung dan menjadi tempat yang kita harapkan ke depannya menjadi pusat penyelesaian masalah umat," katanya.

 

Sudirman menyebut Masjid 99 Kubah merupakan aset Sulawesi Selatan yang harus terus dimakmurkan oleh masyarakat. Bahkan dia berharapa ke depannya masjid tersebut sudah dapat digunakan untuk salat 5 waktu.

"Kita berharap bahwa salat lima waktu itu sudah bisa kita lakukan dengan segala keterbatasan," paparnya.

Menurutnya, ibadah salat 5 waktu dengan keterbatasan yang ada di Masjid 99 Kubah akan mendorong warga dan pemerintah untuk segera merampungkan pembangunan masjid.

"Sebetulnya kalau inisiasi, kita atas nama masyarakat Makassar lah, yang selama ini memang sudah pernah mencoba. Bahkan kemarin kita sebetulnya mau salat Idul Adha di sini," paparnya.

 

Sebelumnya diberitakan, Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah menegaskan belum mengizinkan Masjid 99 Kubah digunakan. Nurdin menyayangkan adanya ajakan salat Jumat pertama di Masjid 99 Kubah hari ini.

"Fasilitas tempat wudu dan toilet belum ada," ujar Nurdin kepada detikcom, Jumat (7/8).

 

Inspektorat Pemprov Sulsel dengan menggandeng Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin (Unhas) sebelumnya telah menyelesaikan audit konstruksi terhadap Masjid 99 Kubah di kawasan Centre Point of Indonesia (CPI). Ada beberapa temuan, seperti cacat beton dan atap yang bocor. Untuk itu, Nurdin menegaskan masih perlu penyempurnaan terhadap Masjid 99 Kubah.

"Masjid tersebut belumlah selesai, apalagi hasil audit fisik, masih perlu penyempurnaan. Terutama material yang digunakan harus disesuaikan dengan kondisi pantai," kata Nurdin.

 

 

Sumber: detiknews