TERKINI
Gerak Cepat Atasi Genangan, Bupati Rohil Perintahkan PUPR Intensifkan Normalisasi DrainasePHR Investasi pada SDM, Dorong Generasi Muda Riau Siap Hadapi Dunia KerjaPemkab Rohil Perkuat Pengawasan Pajak dan Tata Kelola Keuangan KepenghuluanBupati Rohil Resmikan Pelayanan Bijak Satu Atap di Rimba Melintang, Akses Layanan Warga Makin MudahPasca Kebakaran di Bagan Barat, Pemkab Rohil Salurkan Bantuan bagi Warga TerdampakSekitar 80 Sekolah di Rohil Terima Program Revitalisasi, Disdikbud Tegaskan Hanya Lakukan PengawasanPercepat Digitalisasi Birokrasi, Bupati Rohil Tinjau Perekaman TTE PPPK Paruh WaktuRapat Paripurna Istimewa Hari Jadi Rohul Ke27, DPRD Dituntut Kawal Pembangunan dan AnggaranBupati Kampar, Ahmad Yuzar Ajak Pengurus Baru LAK Sinergi Bangun Kabupaten KamparBupati Anton Paparkan Capaian Pembangunan pada Peringatan HUT ke-27 Kabupaten Rokan HuluDukung Atlet Disabilitas, Wabup Kampar, Misharti Lantik SOIna sekaligus Lepas Kontingen NasionalDisdikpora Kampar Izinkan Sekolah Terapkan PJJ Akibat Dampak Kabut Asap

Berikut Realisasi Serapan APBD Provinsi Riau 2020

Berikut Realisasi Serapan APBD Provinsi Riau 2020

Hingga tanggal 6 Agustus 2020, realisasi serapan keuangan APBD Provinsi Riau telah mencapai 34,86 persen, dengan nilai 2,95 triliun. Sementara untuk realisasi fisik, yakni mencapai 47,81 persen. 

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Riau, Yan Prana Jaya dalam rapat evaluasi pelaksanaan APBD tahun 2020, Jumat (7/8/2020), turut mendorong agar masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan setempat dapat terus menggesa serapan belanja daerah. 

Dengan meningkatkan belanja daerah, diharapkan dapat membantu menggerakkan perekonomian di Provinsi Riau. Apalagi, ditengah pandemi covid-19.

Menurut Sekda, dalam situasi pandemi saat ini, tidak hanya investasi yang kita harapkan untuk menggerakkan perekonomian, namun juga serapan dari belanja pemerintah.

Ia menyampakan, jika Riau masih mengharapkan investasi dari luar, sebut Yan Prana itu tidak akan berhasil menumbuhkan ekonomi.

 "Sebab saat ini, orang yang mau berinvestasipun sedang dalam masa menumbuhkan perekonomian," kata Sekda di Pekanbaru. 

Oleh karenanya, kata dia, yang mesti dilakukan untuk meningkatkan stimulan pertumbuhan ekonomi adalah dengan cara belanja pemerintah yang ada di APBD.

"Kita berharap dengan adanya belanja pemerintah ini bisa menekan angka pengangguran," ujarnya.