TERKINI
Gerak Cepat Atasi Genangan, Bupati Rohil Perintahkan PUPR Intensifkan Normalisasi DrainasePHR Investasi pada SDM, Dorong Generasi Muda Riau Siap Hadapi Dunia KerjaPemkab Rohil Perkuat Pengawasan Pajak dan Tata Kelola Keuangan KepenghuluanBupati Rohil Resmikan Pelayanan Bijak Satu Atap di Rimba Melintang, Akses Layanan Warga Makin MudahPasca Kebakaran di Bagan Barat, Pemkab Rohil Salurkan Bantuan bagi Warga TerdampakSekitar 80 Sekolah di Rohil Terima Program Revitalisasi, Disdikbud Tegaskan Hanya Lakukan PengawasanPercepat Digitalisasi Birokrasi, Bupati Rohil Tinjau Perekaman TTE PPPK Paruh WaktuRapat Paripurna Istimewa Hari Jadi Rohul Ke27, DPRD Dituntut Kawal Pembangunan dan AnggaranBupati Kampar, Ahmad Yuzar Ajak Pengurus Baru LAK Sinergi Bangun Kabupaten KamparBupati Anton Paparkan Capaian Pembangunan pada Peringatan HUT ke-27 Kabupaten Rokan HuluDukung Atlet Disabilitas, Wabup Kampar, Misharti Lantik SOIna sekaligus Lepas Kontingen NasionalDisdikpora Kampar Izinkan Sekolah Terapkan PJJ Akibat Dampak Kabut Asap

Anggaran Vaksin Corona Di Alokasikan Sebesar Rp, 23,3 Triliun, Ini Penjelasan Sri Mulyani

Anggaran Vaksin Corona Di Alokasikan Sebesar Rp, 23,3 Triliun, Ini Penjelasan Sri Mulyani

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan sudah mengalokasikan anggaran untuk pengadaan vaksin COVID-19. Anggaran tersebut diambil dari program pemulihan ekonomi nasional (PEN) khususnya klaster kesehatan yang penyerapannya masih lambat.

Dia memperkirakan anggaran sebesar Rp 23,3 triliun sebagai usulan pemanfaatan program kesehatan. Pada usulan ini salah satunya dialokasikan untuk pengadaan vaksin COVID-19.

"Dari sisi anggaran dari 2020 yang melalui anggaran kesehatan belum terserap itu dicadangkan untuk vaksin dan untuk tahun depan kita akan mencadangkan. Kalau untuk angkanya, vaksin saya belum tau, harganya belum tahu, jadi nggak tahu angkanya. Namun kita cadangkan berdasarkan estimasi saja," kata Sri Mulyani dalam video conference, Jakarta, Senin (10/8/2020)

Sri Mulyani menceritakan, produksi vaksin COVID-19 akan datang dari berbagai lembaga seperti kerja sama antara BUMN melalui Bio Farma yang bekerja sama dengan Sinovac dan juga kerja sama dengan Bill & Melinda Gates Foundation, serta vaksin yang sedang dibuat oleh pihak swasta dan lembaga riset Eijkman.

Dia mengaku, pemerintah akan mendukung dari sisi pendanaan khususnya terhadap riset pembuatan vaksin yang dilakukan oleh lembaga di tanah air.

"Hari ini kalau untuk riset dan lain-lain butuh anggaran kita dukung penuh seperti Eijkman Kementerian Riset dan dukung agar bisa hasilkan vaksin. Jangan lupa kebutuhan vaksin luar biasa banyak," kata Sri Mulyani.

 

Sumber: artikael ini sudah tayang di detikfinance dengan Judul; Anggaran Vaksin Corona Sudah Siap, Segini Be