TERKINI
Gerak Cepat Atasi Genangan, Bupati Rohil Perintahkan PUPR Intensifkan Normalisasi DrainasePHR Investasi pada SDM, Dorong Generasi Muda Riau Siap Hadapi Dunia KerjaPemkab Rohil Perkuat Pengawasan Pajak dan Tata Kelola Keuangan KepenghuluanBupati Rohil Resmikan Pelayanan Bijak Satu Atap di Rimba Melintang, Akses Layanan Warga Makin MudahPasca Kebakaran di Bagan Barat, Pemkab Rohil Salurkan Bantuan bagi Warga TerdampakSekitar 80 Sekolah di Rohil Terima Program Revitalisasi, Disdikbud Tegaskan Hanya Lakukan PengawasanPercepat Digitalisasi Birokrasi, Bupati Rohil Tinjau Perekaman TTE PPPK Paruh WaktuRapat Paripurna Istimewa Hari Jadi Rohul Ke27, DPRD Dituntut Kawal Pembangunan dan AnggaranBupati Kampar, Ahmad Yuzar Ajak Pengurus Baru LAK Sinergi Bangun Kabupaten KamparBupati Anton Paparkan Capaian Pembangunan pada Peringatan HUT ke-27 Kabupaten Rokan HuluDukung Atlet Disabilitas, Wabup Kampar, Misharti Lantik SOIna sekaligus Lepas Kontingen NasionalDisdikpora Kampar Izinkan Sekolah Terapkan PJJ Akibat Dampak Kabut Asap

HUT RI Ke- 75, BI Serahkan Secara Simbolis Uang Pecahan Rp. 75.000 Kepada Gubri

HUT RI Ke- 75, BI Serahkan Secara Simbolis Uang Pecahan Rp. 75.000 Kepada Gubri

- Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia (RI) ke-75, Bank Indonesia Perwakilan Riau menyerahkan secara simbolis uang pecahan Rp 75.000 kepada Gubernur Riau (Gubri), Syamsuar, di Gedung Daerah Balai Serindit, Senin, (17/08/2020).

Peluncuran uang nominal Rp 75.000 ini bertepatan pada hari kemerdekaan RI ke 75, yang telah berlangsung tadi pagi secara virtual. Kepala Bank Indonesia Perwakilan Riau, Decymus yang menyerahkan langsung uang tersebut.

Berdasarkan amanah Gubernur Bank Indonesia, Decymus menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau yang selalu mendukung serta kerja sama dengan baik bersama Bank Indonesia untuk memajukan Riau.

"Menandai peringatan HUT ke 75, dalam bentuk peluncuran uang peringatan kemerdekaan (UPK) Republik Indonesia  dilakukan oleh BI," katanya.

Pada kesempatan tersebut, ia mengatakan UPK ini bentuknya berupa koin dan kertas, biasanya BI mengeluarkannya dalam bentuk koin namun kali ini peluncuran UPK bentuk uang kertas.

"Biasanya peluncuran uang khusus ini dilakukan seperti khususnya ulang tahun negara, atau karena ada peristiwa sejarah yang penting atau kegiatan olahraga yang berskala internasional," jelasnya

Ia menambahkan bahwa BI pernah meluncur uang khusus seperti ini tercatat dalam sejarah sudah tigakali peluncuran uang  rupiah pecahan khusus pernah dicetak diantaranya, pertama, untuk peringatan kemerdekaan ke-25 pada 1970, kedua, kemerdekaan ke-45 pada 1990, dan ketiga, kemerdekaan ke-50 pada 1995.

"Dan ini peluncuran uang khusus yang keempat," ujarnya.

Selanjutnya, ia menuturkan yang melatarbelakangi pembuatan uang khusus ini sebagai wujud rasa syukur atas peringatan kemerdekaan RI ke 75.

"Serta pencapaian pembangunan di negara Indonesia yang bisa dirasakan hingga saat ini dan  memperkuat kedaulatan negara," pungkasnya. 

Sumber: mcr